Jumat, 18 Januari 2013

TEKNIK EDITING FILM


Pengertian editing 

Editing adalah menggabungkan beberapa hasil pengambilan gambar dan suara  dengan urutan-urutan yang benar  sesuai dengan naskah atau script , dan juga menurut panjang  dan irama tertentu yang tepat dengan keadaan ceritera, kronologis berita atau irama music
Editor : Orang yang terlatih dan terdidik untuk mengedit film dan rekaman video
Ada dua macam Editing :

§  Linear editing
Proses pasca produksi yang masih menggunakan banyak peralatan editing professional, player, recorder, monitor, ECU (Editing Control Unit).

Ada 2 sistem kerjanya,
1.     OFF LINE EDITING
Pengerjaan editing secara sekunder atau editing yang dilakukan untuk memperoleh hasil yang masih kasar (Rough Cut). Menyusun gambar yang dipakai dan membuang yang salah.
Cara ini biasnya dilakukan dengan menggunakan workpoint atau hasil duplikat dari bahan-bahan siaran yang asli dan khusus digunakan untuk editing.

2.     ON LINE EDITING
Kegiatan pasca produksi yang melalui tahapan editing (pemotongan + penyambungan) kemudian dilanjutkan tahap mixing / langsung melalui proses pasca produksi.
System ini dilakukan dengan cara langsung mencari edit point pada pita original/ Assamble, oleh karena itu pemakaian editing dan mixing akan lama prosesnya dan bertumpu pada seluruh peralatan professional broadcast.
 Juga ada 3 cara dalam Online Editing,yaitu:
a.     Cut Editing + Mixing
b.     AB Roll Editing + Mixing
c.      Live Pasca Produksi  (Edit+Mixing)



§  Non Linear Editing
Proses pasca produksi yang telahh menggunakan seperangkat alat digital sebagai alat perkam, pemotong, sekaligus untuk menggabungkan audio video hingga hasil akhir.



Peran dan Tanggung jawab Editor


§  Pra Produksi
-Seorang editor merencanakan system kerja yang akan diterapkan pada proses pembuatan .
-menganalisa atau memahami scenario

§  Produksi
-Seorang editor berperan untuk mengingatkan sutradara apabila ada shot yang terewatkan di dalam pengambilan gambar.
-Membuat laporan time code pada proses shooting

§  Pasca Produksi
-Dalam hali ini peranan seorang editor dibutuhkan untuk menggabungkan shot hingga menjadi sebuah scene atau adegan. Peran editor disini juga merupakan proses paling akhir dalam pembuatan suatu karya audio visual.

TAHAP-TAHAP EDITING

1)    Preview Screening
Pada tahapan ini editor telah menerima keseluruhan bahan mentah / materi shooting berupa kaset. Kemudian ditonton bersama.

2)    Capture
Di tahap ini editor melakukan pemindahan gambar atau transfer video hasil rekaman yang masih berbentuk pita kaset ke dalam computer sehingga menjadi bentuk digital dengan format video AVI 720x576 pixels atau format lain yang lebih tinggi, untuk masuk kedalam tahap proses penyuntingan gambar atau editing.

3)    Logging
Seorang editor melihat catatan atau menyesuaikan shot-shot berdasarkan laporan time code agar nantinya jug adapat memudakhkan seorang editor untuk memilih shot-shot. 

4)    Assembling
Editor mulai menyusun dan menyambung setiap shot berdasarkan urutan scene pada scenario. Tapi penyambungan yang dilakukan masih sangat kasar dan masih menggunakan durasi yang sebenarnya.

5)    Rough Cut
Editor memotong & membuang adegan-adegan yang tidak terpakai dan merangkumnya menjadi satu alur cerita. Lalu memilih shot-shot yang dianggap sudah mewakili scenario.

6)    Fine Cut & Triming
Pada tahap ini editior mulai melakukan pemotongan dan penghalusan gambar yang sudah tersusun baik.

Cheerio :) 

Selasa, 04 Desember 2012

a sequel vacation


Cerita vacation itu berlanjut ,
Hari ketig kita pergi ke Bali Apollo , itu tempat water sport. Lupa itu tuh daerah mana gitu. Disana banyak watersport yg ditawarin oleh bli-bli nya yaitu : Parasailing,Banana boat, Jet Sky itu harganya 250rb/orang. terus Snorkeling,Pulau penyu harganya 180rb. Dan kalo mau nyobain Seawalker lumayan muahaaal! 500rb :(

pantai bali apollo
Tapi pas disana gue malah ditantangin naik parasailing,muka gua langsung pucet anti bgt ama laut apalagi liat dari atas :/ akhiranya cuma ayah sama om gue doang yg naik. Tapi disana sumpah pemandangan lautnya keren abis. Dan karena gua ga berani akhirnya cuma jadi juru photo aja....foto-fotoin kakak gue yg naik Flying fish tapi itu gatau harganya berapa.

Setelah 2 jam-an disana kita ke GWK (Garuda Wisnu Kencana) sebenernya itu satu tempat yg ada patung yang terbesar di Asean dan pusat kebudayaan di Bali.Tapi bayarnya lumayan mahal 30ribu perorang.
depan patung wisnu(GWK)
Perjalan ke 3 pada hari ketiga yaitu ke Dreamland , pantai yang ngelewatin dalam perumahan milik Tommy Soeharto itu kata bli-nya dulu tebing yg gede bgt dijadiin jalan menuju pantai Dreamland itu. Pantainya bagus dan ombaknya gede bgt tapi seru! Tapi ada yg nyesek pas di dreamland, nyewa kamar bilasnya aja 10 ribu:$ hmm koplak juga sih.

Akhirnya ke sekitar jam 7an pulang tapi masih pengen jalan-jalan lagi sayangnya kaki udah ga kuat buat jalan-jalan lagi haha. Tapi kita makan dulu, eh tapi kenapa makannya di Jimbaran Cafe, agak nyesel dr penamppilan gua malem itu soalnya abis dr pantai salinan gua cuma ada kaos warna merah sama celana pendek item! Ya lumayan malu juga-_____-

Sampe di Hotel cape bangeeeet ,tapi puas trip with family kali ini.
Dan Sekiaan.... Cheerio! :)